KARIR ANAK DAN GENERASI BERUNTUNG

Internet menjadikan generasi yang tumbuh pada era ini menjadi generasi yang beruntung sepanjang masa. bukan hal yang mustahil, dengan adanya internet semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk sukses. Apalagi dalam dunia bisnis, kesempatan akan terbuka lebar dengan adanya internet.

Generasi pada era ini pastinya lebih mudah untuk menuangkan ide mereka dalam berkarya dan berbisnis. Saat ini tumbuh begitu banyak platform digital yang benar-benar mempermudah seseorang dalam melebarkan sayap usahanya.

Terbukanya kesempatan yang sama untuk semua orang akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan seperti “bagaimana seseorang bisa sukses jika kesempatannya sama dengan orang lain?”.  ya, semua bergantung pada bagaimana cara bersaing mereka, inovasi apa yang mereka lahirkan, bagaimana cara mereka mengembangkan inovasinya, dan seberapa kuat mereka bertahan dalam dunia bisnis.

Karir anak adalah sistem belajar untuk membangun usaha digital sejak remaja. Karir anak dibangun sebagai platform dimana, anak-anak usia remaja dapat belajar bagaimana cara membangun bisnis digital. Bukan hanya sekedar memberikan arahan untuk membangun bisnis, karir anak juga mengajarkan pendidikan karakter, bagaimana seorang remaja mampu belajar mandiri dan memiliki sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam membangun sistem bisnis seorang remaja tidak hanya membutuhkan arahan, mereka juga membutuhkan mental yang sangat kuat dan karakter yang baik. Bukan hanya kemampuan teknis seperti menggambar yang ada dikarir anak seorang remaja juga diarahkan bagaimana membangun adab yang baik, kebiasaan yang baik, dan belajar menanamkan pola pikir yang baru.

Pengetahuan dan keterampilan teknis memang penting, tetapi bagi kami daya tahan sebuah bisnis terletak pada kekuatan mental, karakter yang baik dan kemampuan seorang pemimpin untuk melihat banyak sudut pandang baru agar tetap dapat berinovasi. Jika mental dan karakter yang dimiliki dalam diri seorang anak adalah mental dan karakter yang baik, maka proses untuk mempelajari ilmu teknis akan lebih mudah.

Mengarahkan seseorang yang memiliki kemampuan berpikir dengan banyak sudut pandang dan memiliki karakter baik akan lebih mudah dilakukan. Karir anak berusaha untuk mendampingi agar generasi hari ini mampu bersaing dalam dunia global.

PENTINGNYA MEMBANGUN VISI BELAJAR

Bingung, hal pertama yang pasti akan dirasakan oleh anak ketika memulai suatu proses belajar. Mengapa rasa bingung sering kali muncul dalam proses belajar? Yang perlu diingat bahwa berjalan tanpa tujuan akan menciptakan rasa bingung akan kejelasan arah jalan. Jadi jelas bukan? Bahwa yang menciptakan rasa bingung pada anak adalah ketidak jelasan tujuan belajarnya.

Tanpa tujuan yang jelas, bukan hanya anak yang akan merasa bingung akan proses yang dijalani. Banyak orang tua yang kewalahan dalam menghadapi masalah seperti ini, mereka juga ikut merasa bingung akan proses belajar anaknya. Bingung bagaimana cara mengarahkan proses belajar anak karena memang mereka tidak mengetahui tujuan dari proses belajar itu.

Sebagai pendamping di karir anak , jalan yang sering diambil untuk mengatasi hal itu adalah selalu mengajak anak untuk membangun angan dan memperjelas tujuan dari pembelajaran yang sedang kami lakukan bersama. Membuat kesepakatan belajar bersama yang kemudian akan mempermudah proses belajar, dan menumbuhkan semangat dalam diri anak.

Tujuan atau target belajar akan menjadi tantangan dan titik ukur suatu proses pembelajaran, ketika pembelajaran tidak memiliki target atau tujuan maka setiap proses yang dijalankan seolah membosanan dan menciptakan rasa bingung untuk langkah selanjutnya.

Setiap anak memiliki tujuan atau mimpi tertentu. Dari mimpi-mimpi yang mereka miliki, sebagai pendamping hanya bertugas membentengi dan memfasilitasi proses belajar mereka. Mengingatkan agar anak tidak melangkah keluar dari jalur yang sudah disepakati untuk meraih tujuan.

Hal ini terlihat mudah, tapi coba bayangkan jika seorang anak tidak memiliki mimpi atau goalnya sendiri. Proses belajar yang dijalankan hanya akan menumbuhkan tekanan dan rasa bingung, yang perlu dilakukan sebagai seorang pendamping adalah membuka sudut pandang dan mengajak anak untuk melihat banyak sudut pandang baru. Dengan begitu mereka akan memiliki banyak gambaran proses belajar dan akan mulai menentukan tujuan belajar mereka.

Membangun terus komunikasi dengan anak, karena semua proses akan berjalan dengan baik dan masalah akan terpecahkan jika terus dikomunikasikan.

SISTEM MENJADI PENYELAMAT USAHA

Mempertahankan satu usaha untuk tetap kokoh berdiri bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk seorang remaja. Diperlukan banyak keterampilan agar usaha yang telah dibangun mampu bertahan lama dan dapat menjadi usaha yang mandiri. Salah satu kemampuan yang harus dimiliki seorang pengusaha untuk menjadikan usahanya sebagai usaha yang mandiri adalah membangun sistem.

Rata-rata kegagalan dalam sebuah usaha terjadi pada tahun pertama atau lima tahun setelah usaha tersebut didirikan. Kegagalan yang terjadi pada tahun pertama biasanya terjadi karena kurangnya kemampuan pendiri usaha untuk mengembangkan usahanya, sedangkan kegagalan pada lima tahun setelah usaha didirikan terjadi karena sistem yang dibangun bukanlah sistem yang cocok atau pondasi (sistem) yang tidak kuat.

Banyak usaha yang sering mengalami kemunduran ketika berganti kepemimpinan, hal ini membuktikan bahwa usaha tersebut bukanlah usaha yang mandiri. karena usaha yang mandiri adalah usaha yang bisa tetap berdiri meskipun kepemimpinannya berganti-ganti.

Membangun sistem untuk suatu usaha sangatlah penting. Mengapa membangun sistem usaha menjadi hal yang penting untuk keberlangsungan suatu usaha? Ya, membangun sistem usaha menjadi hal yang penting karena sistem yang dimiliki suatu usaha dapat mengurangi potensi kegagalan suatu usaha. Ketika sistem pada usaha adalah sistem yang kokoh dan bisa berjalan lancar, maka seorang pengusaha akan dengan mudah medeligasikan usahanya kepada kader berikutnya agar bisa fokus membangun usaha yang baru.

Bayangkan saja Ketika seorang pengusaha harus mengatur beberapa usaha dibidang yang sama, pasti akan sangat kwalahan bukan? Seorang pengusaha pasti membutuhkan beberapa kader untuk membantunya mengelola bisnis. agar bisnis tetap berjalan lancar saat dipegang oleh orang lain seorang pengusaha perlu membangun sistem yang benar-benar kokoh untuk usahanya.

Sejatinya memiliki bisnis atau usaha adalah hal yang sangat membanggakan. Bisa bekerja dalam usaha yang dibangun sendiri menjadi hal yang sangat baik, tapi seorang pengusaha yang baik tidak akan terus bekerja untuk satu usaha, berpikir untuk membangun usaha yang bisa berjalan secara otomatis tanpa campur tangan dari pemiliknya adalah hal yang seharusnya dipikirkan oleh seorang pengusaha.

POLA BELAJAR BAIK

Karir anak adalah sistem belajar untuk membangun usaha sejak remaja. Mayoritas anak-anak yang baru masuk ke dalam program karir anak berpikir bahwa, mereka hanya belajar ilmu digital yang akan mempermudah mereka dalam mencari pekerjaan. Tapi siapa sangka, ada hal lain yang mereka dapat selain hal tersebut.

Para pendamping bukan hanya mendampingi mereka dalam urusan teknis, mereka juga didampingi dalam segi non teknis. Bagaimana menanamkan mindset yang benar, menjadi seorang yang menyenangkan, tingkah laku yang baik, dan membangun kebiasaan yang baik dalam belajar.

Diusia remaja hal wajar jika anak hanya menggunakan sedikit sudut pandang untuk mengambil sikap, kebanyakan dari mereka hanya berpikir bagaimana cara mendapat sebuah pekerjaan. Dari sini para pendamping mulai mengubah pola pikir, menjelaskan bahwa menjadi pekerja saja tidak membuat seseorang terus merasa nyaman. Mindset menjadi seorang pengusaha adalah sesuatu yang harus tertanam pada diri anak.

Menjadi seorang yang menyenangkan. Setuju atau tidak, ketika kita menjadi seseorang yang menyenangkan untuk orang lain, lingkungan akan dengan mudah menyalurkan ilmu yang mereka punya untuk kita. Mengajarkan seorang anak untuk benar-benar menjadi menyenangkan dan memiliki tingkah laku yang baik akan mempermudah proses belajarnya. Kepeduliannya terhadap lingkungan akan menarik potensi kemudahan mereka dalam belajar.

Membangun kebiasaan-kebiasaan baik pada proses belajar seorang anak. Kebiasaan belajar yang baik akan membuat anak nyaman, proses belajar akan berjalan lebih cepat dan terukur. Hal yang biasa dilakukan adalah menyatukan pendapat, dan mengevaluasi diri dalam lingkup mastermind. Disini semua orang dapat mengeluarkan semua pendapat dan membuka selebar-lebarnya sudut pandang yang mereka miliki. Pendamping dengan mudah untuk mengetahui tujuan dari anak dan dengan mudah mengarahkan anak ke arah yang benar-benar menjadi tujuan mereka.

Membangun kebiasaan baik seperti selalu mencapai satu pencapaian baik disetiap harinya. Sedikit pencapaian yang didapat dalam setiap harinya akan membuat semangat belajar anak lebih tinggi, daya tahan yang dimiliki juga akan bertambah.

Membangun timeline belajar untuk menciptakan konsistensi anak. Karena pola belajar yang baik akan lebih membuka semua gambaran dari proses blajar.

PROSES MEMANTASKAN DIRI

Apa itu perjuangan ?, perjuangan sering kali didefinisikan sebagai suatu usaha yang kita lakukan ketika melalui suatu masalah atau konflik. Ya itu bukan hal yang salah, karena didalam suatu proses pencapaian yang sulit, dalam usaha yang dilakukan oleh seseorang pasti terdapat ekstra perjuangan. Tidak dipungkiri jika pola perjuangan seseorang menjadi pembeda antara dirinya dengan orang lain.

Semakin mudah masalah yang di hadapi, tingkat usaha atau perjuangan yang dilakukan oleh seseorang akan semakin sedikit. Orang yang terbiasa memecahkan suatu konflik sulit, biasanya tidak lagi menganggap perjuangan sebagai proses penderitaan untuk mencapai tujuannya.

Orang-orang yang terbiasa berjuang, dan bekerja keras dalam menghadapi konflik akan merasa bahwa yang dia alami bukanlah proses penderitaan dalam mencapai tujuannya, melainkan proses memantaskan diri untuk meraih tujuan.

Merubah sudut pandang tentang perjuangan sebagai proses memantaskan diri bukan proses penderitaan dalam meraih tujuan. Percaya atau tidak, cara pandang atau persepsi kita terhadap sesuatu mempengaruhi tindakan yang akan kita lakukan. Secara sadar atau tidak, seseorang akan merasa takut dan mengeluh ketika mereka menghadapi sesuatu yang mereka anggap sulit dan akan membuat mereka merasa menderita.

Hal itu menjadi alasan mengapa mengubah persepsi atau sudut pandang terhadap sesuatu sangat penting. Ketika seseorang menggunakan sudut pandang bahwa perjuangan adalah proses memantaskan diri, maka yang mereka lakukan adalah menaklukan konflik atau tantangan yang ada untuk benar-benar pantas berada dalam keberhasilan.

Disini kita tidak sedang meremehkan suatu konflik, kita hanya berusaha untuk menanamkan rasa percaya diri, menghilangkan rasa takut, dan membangun rasa optimis dalam diri sendiri. Karena sulit belum tentu menderita, hanya perlu mengubah sedikit sudut pandang akan membuat kita menikmati ruang sulit.

Semakin sulit konflik atau tantangan yang kita takukan, maka akan semakin memuaskan hasil yang kita dapatkan. Karena tidak ada keberhasilan yang bermakna tanpa menggunakan effort yang tinggi. Dan perjuangan yang kamu lakukan akan menjadi rasa puas yang akan kamu dapatkan.

FOKUS PADA KUALITAS DIRI

Bagi sebagian orang, mungkin memilih lingkungan belajar adalah suatu yang wajib untuk dilakukan. Dengan alasan untuk produktivitas dan kualitas yang terbangun, beberapa orang rela melakukan apapun untuk mendapat tempat belajar yang benar-benar berkualitas dimata mereka.

Banyak orang yang berpikir bahwa ketika mereka berada dalam lingkungan belajar yang bagus, keren, dan kekinian  maka orang lain akan merasa bahwa dia merupakan orang yang berkualitas. Pola pikir seperti ini tentunya masih sering kita temui bukan?. Pola pikir seperti itu memang masih banyak ditemukan. Menganggap tingginya kualitas pada diri seseorang dilihat dari kualitas tempat belajarnya, Mari kita sadari dan coba untuk melihatnya dari sudut pandang yang lain.

Jika kita mengambil sudut pandang yang bertabrakan dengan sudut pandang yang sebelumnya, kita akan berpikir bahwa kualitas tempat belajar bergantung pada kualitas orang- orang yang ada di dalamnya. Dari sudut pandang ini, seseorang akan merasa bahwa dimanapun tempat belajarnya kualitas dalam diri adalah hal yang terpenting dalam belajar.

Meningkatkan kualitas pada diri sendiri akan menjadi lebih penting jika dibanding dengan mencari tempat yang berkualitas. Dengan begini seseorang akan lebih giat dalam belajar, lebih menerima tempat belajarnya, dan memiliki pemikiran untuk mengembangkan potensi diri agar mampu membawa lingkungan ke arah yang lebih berkualitas.

Bukan hanya untuk lingkungan belajar, sudut pandang ini juga bisa kita terapkan dalam lingkungan pertemanan. Kita bukanlah seorang yang hebat hanya karena kita berteman dengan orang-orang yang hebat, tetapi lingkup pertemanan kita adalah lingkup yang hebat karena kita benar –benar orang yang hebat.

Menggunakan waktu dengan baik agar dapat bermanfaat dan mengerjakan sesuatu dengan cara konsisten adalah cara untuk menemukan kualitas dalam diri. tidak melakukan pekerjaan secara setengah-setengah, ketika kita melakukan pekerjaan setengah-setengah atau tidak menyelesaikan pekerjaan dengan baik dan benar secara terus menerus maka habbit atau kebiasaan yang ada pada diri kita adalah kebiasaan yang tidak baik. Ingat bahwa tidak ada orang yang hebat dan berkualitas jika mereka masih memiliki kebiasaan yang tidak baik.

MEMBANGUN MINDSET BAIK

Cara berpikir (mindset) merupakan sebuah kemampuan yang telah melekat pada diri seseorang sejak kecil. Peran dari mindset atau pola pikir dalam kehidupan seseorang sangat penting. ketika seseorang mengalami sebuah kegagalan dalam hidup, mindset yang tertanam dalam diri orang tersebut akan menjadi pembeda antara dirinya dengan orang lain.

Setiap orang memiliki caranya sendiri dalam menghadapi sebuah kegagalan. Sebagian dari mereka merasa bahwa kegagalan adalah sesuatu yang sangat menakutkan dalam hidup, orang lain merasa bahwa kegagalan merupakan sesuatu yang biasa terjadi dan tetap optimis untuk kembali melanjutkan perjuangan.

Pola pikir yang ada dalam diri kita mempengaruhi kehidupan kita, pola pikir yang baik akan menciptakan hal baik pada diri kita. Orang dengan pola pikir sukses akan selalu mencari cara untuk membuat sesuatu terjadi, meskipun peluang keberhasilan yang terlihat sangat kecil.

Menanamkan pola pikir yang berkembang, Pola pikir berkembang percaya bahwa seseorang dapat meningkatkan IQ atau pengetahuannya dengan belajar dan berlatih. percaya bahwa seseorang akan menjadi lebih baik ketika mereka mau konsisten dalam berlatih.

Melihat kedalam diri sendiri, berpikir untuk mendalami potensi dalam diri sendiri dan memadukannya dengan kebutuhan lingkungan sekitar. Dengan pola berpikir seperti ini, seseorang akan lebih paham akan kemampuan diri sendiri.

Tidak menyalahkan orang lain sebagai pencipta kegagalan yang dialami. Ketika seseorang memiliki cara berpikir seperti ini, maka orang tersebut akan belajar dari kegagalan untuk bisa mencapai keberhasilan di kehidupan selanjutnya. Ketika menyalahkan orang lain dalam kegagalan yang terjadi, seseorang tidak akan mendapat pelajaran dari kegagalannya, bahkan mereka akan mulai berhenti untuk mencoba.

Berpikir bahwa kemampuan adalah hal yang tidak dapat dikembangkan adalah tindakan yang memicu kegagalan. Ketika seseorang mengalami kegagalan hal yang harus dilakukan adalah belajar dari kegagalan itu untuk bekal perjalanan selanjutnya, bukan menyerah dengan keadaaan dan berpikir bahwa kemampuan seseorang tidak dapat dikembangkan.

Menanamkan mindset yang baik sebelum memulai sebuah usaha adalah suatu kebijakan yang akan membawa kemudahan.

PERAN MINAT DALAM BELAJAR

Belajar disertai dengan minat adalah sesuatu yang pastinya sangat menyenangkan bukan?. Ya, hukumnya memang begitu. Sesuatu yang diawali dengan minat atau ketertarikan, pasti menjadi hal yang sangat menyenangkan.

Dalam belajar, rasa ketertarikan dapat membuat seseorang merasa bahwa proses yang dia jalankan adalah proses yang mudah. Ketika kita memiliki rasa ketertarikan pastinya tingkat keberanian, konsisten, dan optimis untuk mengerjakannya sangat tinggi. Hal ini tentu bisa dijelaskan, karena rasa ketertarikan yang kita miliki mendorong kita untuk berani mencoba meskipun tingkat kesulitan yang dihadapi sangat tinggi.

Perlu diketahui bahwa bagi sebagian orang belajar tanpa minat adalah beban yang sangat berat. Orang yang belum atau mungkin tidak memiliki minat belajar, ketika terus menemukan kesulitan dalam belajar, mereka akan merasa bahwa belajar adalah sebuah beban.

Bukan hal yang sulit bagi seorang pendamping, untuk memberikan materi belajar kepada anak yang didamingi. Tetapi kesulitan sering kali terjadi ketika anak yang didampingi belum atau bahkan tidak memiliki minat mempelajari materinya.

Hal ini menjadi alasan mengapa para pendamping (mentor) lebih memilih untuk mendampingi anak membangun minat belajarnya. Hanya sedikit masalah teknis yang mungkin mereka dampingi, selebihnya mengarah kepada hal-hal  non teknis seperti membangun minat belajar.

Ketika minat belajar sudah tumbuh dalam diri seorang anak, maka materi-materi yang disampaikan oleh pendampingnya akan mudah ditangkap dan dicerna, hal-hal yang bersifat teknis pastinya juga akan dengan gampang dipelajari. Hal ini tentunya dapat pemupuk kenyamanan saat belajar, dan dapat meminimalisir tingkat stres yang dimiliki ketika anak mendapat kesulitan belajar.

Endurance atau daya tahan dalam belajar anak akan semakin tinggi, karena secara tidak langsung minat juga mempengaruhi daya tahan seseorang terhadap proses yang dijalankan. Ketika seseorang memiliki daya tahan terhadap proses yang sedang dijalankan, keberhasilah dari proses tersebut akan menjadi sesuatu yang mungkin mudah terjadi.

Minat yang tertanam menghasilkan rasa penerimaan yang kemudian dapat memperkuat endurance atau daya tahan terhadap proses belajar.

KEMAMPUAN MENAHAN DIRI

Proses-proses sulit tentunya membutuhkan konsentrasi penuh untuk memecahkan masalah, dimomen itu daya tahan seseorang akan Kembali dipertanyakan. Ketika seseorang berhasil melewati proses sulit, memamerkan atau menunjukan keberhasilan adalah suatu hal yang mungkin lumrah atau biasa dilakukan.

Mengabadikan suatu kegiatan atau proses belajar bukanlah hal yang salah, justru dengan mengabadikan proses belajar, kita dapat mengetahui dan mengukur proses yang kita jalani dari hari ke hari. Masalah hanya akan muncul Ketika diri kita tidak mampu menahan diri, untuk memamerkan atau menunjukan proses yang kita jalani ke orang lain. Mengingat banyaknya media yang mendukung seseorang untuk melakukan itu.

Saat ini memamerkan proses telah menjadi hal wajar bukan? Bukan hanya kalangan remaja, beberapa orang tua pun kerap memamerkan proses belajar  dari anaknya. Mungkin hal ini terlihat sepele tapi jika disadari ternyata hal ini juga berdampak besar untuk sebuah proses.

Memamerkan proses menjadi gangguan, Mengapa tindakan menunjukan proses belajar dapat menjadi gangguan?. Ketika seseorang mulai menunjukan proses dalam kegiatan belajarnya, fokus yang dimiliki akan terbelah. Pastinya akan  muncul ajakan dari orang lain, untuk melakukan hal yang tidak sesuai dengan tujuan awal yang ia miliki.

Memamerkan proses menimbulkan rasa kurang rendah hati. Ya, mengapa prilaku menunjukan proses dapat menjadi alasan seseorang memiliki sikap rendah hati yang kurang. Tidak menutup kemungkinan Ketika seseorang menunjukan proses belajarnya ke dunia yang luas, rasa puas akan proses yang tumbuh akan semakin besar. Ketika seseorang memiliki rasa puas dalam diri atas proses yang telah dijalani, maka sikap rendah hati dalam diri untuk terus bersabar melanjutkan prosesnya akan berkurang.

Seseorang akan merasa bahwa proses yang dijalani adalah proses yang sempurna, padahal dalam realitanya proses yang dia jalani belum mencapai titik keberhasilan. Untuk memiliki kemampuan menahan diri, seseorang perlu menanamkan sikap rendah hati yang besar dalam diri.

Bagi Sebagian orang menikmati proses dan masa-masa sulit dalam mencapai tujuan adalah hal yang wajib dilakukan. Yang perlu kita tanamkan hanyalah kesediaan untuk tetap menahan diri, biarkan orang lain mengetahui kesuksesan kita tanpa melihat proses sulit yang kita alami, kecuali jika mereka mamang membutuhkan dan menanyakannya.

MENTAL INFINITE GAME

Apa sih arti dari infinite game, arti dari infinite game sendiri adalah permainan yang tidak terbatas atau suatu permainan yang tidak memiliki batasan. seseorang perlu menanamkan mindset atau pola pikir infinite game jika mereka ingin terus berada dalam puncak keberhasilan.

Infinite game menjadi pola pikir baik dalam mengembangkan suatu bisnis. Ketika seorang pengusaha memiliki pola pikir infinite game maka yang ia lakukan adalah terus berinovasi agar tetap mampu bertahan dalam puncak keberhasilan bisnisnya.

Kebanyakan dari mereka tidak lagi memikirkan seberapa besar bisnis yang telah mereka bangun, tapi mereka memikirkan bagaimana bisnis yang mereka bangun dapat bertahan lama dibandingkan dengan perusahaan lain, dan bagaimana cara mengembangkan usaha mereka agar tidak tertinggal oleh usaha orang lain.

 

Orang yang memiliki pola pikir atau mental infinite game biasanya memiliki banyak impian. mereka cenderung memiliki prediksi dan target untuk jarak jauh atau pun dalam waktu terdekat, sehingga mereka jarang kehabisan bahan untuk terus berproses.

Proses yang mereka jalani tentunya juga akan sangat tertata karena mereka cenderung rapi dalam melakukan sesuatu, misal Ketika mereka berhasil dalam satu target mereka pasti akan melanjutkan ke target berikutnya karena memang sudah terencana.

Tidak gampang merasa puas akan satu keberhasilan. Orang-orang dengan pola pikir atau mental infinite game, tidak akan cepat merasa puas akan keberhasilan yang mereka capai. Mereka cenderung lebih menganggap keberhasilanya menjadi tantangan untuk menaklukan jurang selanjutnya.

Bagaimana seseorang bisa memiliki mental infinite game?, mental infinite game sebenarnya dapat dibangun dan dimiliki seseorang Ketika mereka memiliki kesadaran akan daya tahan dan pentingnya berinovasi. Daya tahan yang ada dalam diri seseorang akan mengantarkannya  pada keberanian untuk terus berproses dan menambah target-target baru.

Berhasil membangun bisnis adalah sesuatu yang membanggakan, tetapi berhasil mempertahankan bisnis untuk tetap berdiri kokoh dan berkembang adalah sesuatu yang lebih dari pada rasa bangga. Bukan seberapa besar bisnismu tapi seberapa lama bisnismu bertahan.