Lingkungan Belajar untuk anak

    Fase remaja dalam kebanyakan kasus adalah fase yang paling rumit dalam hidup seseorang. Perasaan bingung, galau, bebas, senang, sedih, dan berbagai macam emosi lainnya datang dan pergi begitu saja. “Emotional Rollercoaster” ini memang dengan seiringnya proses pendewasaan akan lambat laun menghilang. Namun tidak ada salahnya jika kita menyadari hal ini sejak dini dan mempercepat proses kita untuk menjadi dewasa.

Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pola pikir dan kehidupan remaja, seperti pergaulan, akses pendidikan, didikan orang tua, dan sebagainya.. Yang ketika dilihat secara keseluruhan maka dapat disimpulkan bahwa lingkungan lah yang paling dapat mempengaruhi seseorang. Dalam sebuah lingkungan atau ekosistem, faktor sekecil apapun dapat mempengaruhi sedikit banyak pribadi seseorang.

Sudah menjadi pengetahuan umum bahwa lingkungan yang baik akan menumbuhkan pribadi yang baik. Tetapi baik saja terkadang tidak cukup, orang membutuhkan lingkungan pendukung yang benar-benar dapat menjadi support baginya untuk berkembang. Adanya lingkungan pendukung bisa didapat dengan beberapa cara, yakni :

  1. Alamiah / By Nature

Cara pertama ini mudah secara effort, tetapi sulit secara realita, karena tidak semua orang bisa begitu saja dilahirkan di lingkungan yang menjamin perkembangan mereka. Faktor keberuntungan berperan banyak pada cara yang pertama ini. Maka jika anda berada di lingkungan yang mendukung proses kreativitas anda secara bawaan alam, maka bersyukurlah. Tidak banyak orang di luar sana yang seberuntung anda. Hormatilah apa yang dianugerahkan kalam dengan sebaik mungkin memanfaatkan lingkungan yang anda miliki.

  1. Mencari / By Interest

Mayoritas orang yang mempunyai kesadaran akan perkembangan akan melalui tahapan ini. Ketika anda merasa lingkungan sekitar kurang membantu untuk perkembangan, dan memiliki dorongan untuk menjadi lebih baik, maka tahapan inilah yang akan anda jumpai. Lingkungan yang mendukung bisa dijumpai dimana saja, ketika seseorang mempunyai niat yang baik dan merasa bahwa dirinya berkembang, maka ia sedang berada dalam lingkungan yang mendukung. Bisa juga karena anda merasa ‘stuck’ dengan lingkungan yang anda punya atau sekedar ingin mencari sesuatu yang baru, maka anda mencari lingkungan pendukung yang baru.

  1. Membuat / Create

Tahapan ini paling sulit untuk diperoleh, pelaku cara ketiga ini bukan lagi merupakan orang yang membutuhkan perkembangan untuk dirinya sendiri saja, tetapi dirinya sendiri sekaligus orang lain. Jadi orang yang berada di golongan ini harus mempunyai kemampuan untuk membantu orang lain. Dan mengetahui bagaimana cara agar suatu lingkungan dapat menjadi pendukung bagi orang-orang untuk bertumbuh.

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *