Artikel Karir Anak Indonesia

MENIKMATI PROSES

‘nikmati saja prosesnya’ kalimat itu tentunya menjadi kalimat yang sangat sering diucapkan oleh banyak orang. Terkadang kata ‘nikmati saja prosesnya’ menjadi kalimat yang begitu menggugah semangat, tapi tak jarang kalimat tersebut juga terdengar terlalu abstrak dan mustahil untuk dilakukan.

 

Menikmati proses menjadi hal yang sangat mustahil untuk dilakukan, apalagi pada seseorang yang sedang menghadapi proses-proses sulit. Rasa pesimis tentunya akan hadir dalam diri seseorang ketika mereka berada dalam ruang sulit. Remaja pada generasi ini cenderung lebih gampang menyerah akan keadaan yang memang sulit. Penting bagi kita sebagai orang tua untuk membakar semangat dan optimisme mereka untuk berani berproses dalam ruang sulit.

 

Membangun semangat dan rasa optimis pada anak memang bukan hal gampang, orang tua perlu memberikan dukungan dan motivasi untuk membuat anak mampu menikmati proses belajarnya. Mengapa kemampuan untuk mau menikmati proses menjadi hal penting yang harus dimiliki anak? Ya, menikmati proses adalah hal penting yang harus dimiliki apalagi dalam diri seorang anak. Hal ini dapat menumbuhkan daya tahan dan menghilangkan tekanan yang terkadang mereka rasakan dalam sebuah proses belajar.

 

Mengapa kemampuan menikmati proses dapat menumbuhkan daya tahan anak terhadap prosesnya? Hal ini memang terjadi, ketika anak mulai merasa bosan dan kesulitan dalam menjalani proses belajarnya, ini dapat membantu anak untuk tetap bertahan dan melanjutkan proses, karena mereka akan merasa santai dan senang menjalani prosesnya ketika mereka mulai menikmati proses yang mereka jalani.

 

Menikmai proses yang ada juga dapat menghindarkan anak dari rasa tertekan dan beban yang mereka tanggung dalam berproses. Mereka akan merasa santai ketika mereka dapat menikmati proses yang dijalani sehingga tekanan tidak akan menjadi beban mereka dalam mengnjalani prosesnya.

 

Menikmati proses bukan berarti bersantai dan meremehkan kesulitan-kesulitan yang ada, justru hal ini diperlukan untuk kesetabilan dalam berproses dan menyiapkan mental untuk melangkah kedepan mencapai apa yang diinginkan. Tugas orang tua hanyalah memotivasi, mendampingi dan mengingatkan anak untuk tetap berada dalam jalur yang sudah ditentukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ARTIKEL LAINNYA

TERBARU

Apalagi yang kamu tunggu?
Yuk cobain belajar kelas gratis Karir Anak Indonesia

© 2021. Karir Anak All Rights Reserved.