MERDEKA DALAM BERMIMPI

Terjebak dengan omongan orang lain mengantarkan seseorang dalam jurang kegagalan. seketika seseorang akan memikirkan kembali langkah baik yang telah dia ambil, hal itu akan terjadi ketika dia mulai mendengarkan omongan orang lain yang belum tentu baik untuk dirinya. Ketika orang lain berkata ‘mimpimu terlalu besar’ pada dasarnya kata yang mereka lontarkan tidak bermaksut untuk mengikis semangat dalam diri kita, mereka hanya ingin mengatakan realita dari apa yang mereka lihat. tapi faktanya hal itu membuat seseorang enggan untuk bermimpi setinggi mungkin.

Saat ini banyak orang kehilangan kebebasanya untuk bermimpi. Mereka enggan untuk bermimpi besar karena takut akan kegagalan, tidak dipungkiri karena memang banyak faktor yang ada dalam kehidupan seseorang yang menjadikan mimpi dari orang tersebut menjadi hal yang tidak mungkin terjadi. Kebanyakan orang memandang masalalu dari orang lain sebagai faktor kegagalan. Lebih terfokus pada hal-hal yang bersifat masa lalu dan tidak bisa diubah, dibandingkan dengan hal yang sifatnya impian masa depan padahal itu  masih ada dalam genggaman dan dapat diperbaiki.

Hal ini tentunya sangat berbahaya ketika terus dilakukan. apalagi pada usia remaja seseorang akan lebih mudah kehilangan rasa percaya dirinya, bahkan hanya dengan sedikit kata negatif yang dia dengar. Sebagai pendamping di karir anak, memupuk mimpi dari anak menjadi hal yang biasa di lakukan. Karir anak selalu menanamkan pola pikir kepada anak untuk bebas dalam bermimpi, bebas menjadi apa yang mereka inginkan tanpa terbayang masalalu dari pribadi mereka.

Menambah pembelajaran dan memperkuat mental dari anak lebih penting, dibanding dengan mengoreksi asal dan rekam jejak masalau mereka. memberikan anak kebebasan untuk berimajinasi dan berangan tentang mimpi mereka, kemudian melakukan perbincangan untuk memulai tindakan agar mimpi dan angan berubah menjadi suatu yang nyata, akan lebih baik dibanding memberikan asupan kata negatif pada anak.

Kita hanya akan bebas bermimpi jika kita memang memiliki mental yang kuat untuk menghiraukan hal negatif yang ada disekitar kita, karena pada dasarnya berjaga-jaga menjadi suatu hal yang lebih baik dibanding dengan berharap kebaikan orang lain.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *