Posts

Obat Harmonis

Tak jarang, konflik muncul dan menyebabkan penyampaian pesan dalam komunikasi di keluarga tidak berjalan sesuai dengan harapan. Di satu sisi orang tua merasa anak tidak mendengarkan apa yang diminta orang tua, Namun di sisi lain anak merasa orang tua tidak mengerti apa keinginannya, dan situasinya menjadi rumit.

Hal-hal seperti ini sebenarnya bisa dicegah dan diatasi, baik pada hubungan dalam keluarga yang mulai tidak harmonis karena anak makin banyak penolakan, atau pada keluarga yang sudah terlanjur berantakan, karena era pandemi membuat semua aktifitas berlangsung di dalam rumah, menimbulkan carut marut fikiran masing-masing yang stress karena terpenjara fisik. terbayang tersiksanya masing-masing anggota keluarga jika suasana tidak menyenangkan dialami setiap hari.

Komunikasi merupakan hal dasar yang perlu dikuatkan dalam hubungan keluarga, baik bapak maupun ibu, keduanya berperan penting dalam membangun komunikasi yang baik, karena anak adalah “kawan tanding” dalam berkomunikasi, mereka juga punya pendapat dan keinginan yang bisa jadi berbeda dengan keinginan orang tua, maka dengarkanlah.

Bapak dan ibu wajib memulai melakukan komunikasi dengan cara yang paling tepat dan sesuai sasaran, sehingga efektif bagi hubungan rumah tangga dan membuat suasana menjadi harmonis, Bapak dan Ibu wajib memiliki kesadaran memutus warisan rantai naluri purba tentang cara berkomunikasi yang hanya berbentuk suruhan, Naluri purba komunikasi adalah naluri masa lalu kita sebagai anak yang diperlukan oleh keluarga dan lingkungan terdahulu, dan kemudian berada di alam bawah sadar untuk dilakukan kembali.

Jika keharmonisan didalam keluarga belum terjadi hari ini, maka sikap menerima kekurangan diri sebagai orang tua tanpa melakukan pembelaan adalah sebuah kebijaksanaan, butuh keberanian dan ketahanan diri yang tinggi untuk itu, yang menjadi bekal orang tua untuk mendampingi anak.

Membaurlah dengan anak, agar bisa menanamkan budaya saling mencintai yang otentik dalam diri anak. Agar ilmu tidak hanya menjadi perkataan, tetapi tingkah laku.

#pendidikankarakter
#kariranak
#pendidikankarakteranak
#sekolahnyamanusia

Pentingnya Kemampuan Menganalisis Masalah Oleh Anak

A : ” Aku bingung, target karyaku seringkali tidak terpenuhi sesuai jadwal, padahal aku sudah berusaha untuk mengerjakannya sesuai targetku.”
P : ” menurutmu masalahnya apa ?”
A : ” ya masalahnya adalah targetku tidak terpenuhi sesuai rencanaku.”
P : ” itu adalah situasi yang terjadi saat ini, bukan masalahnya, coba ditelusuri lagi jadi sebenarnya apa masalahmu ?”
A : “oiya masalahnya adalah aku tidak fokus, mengerjakan karya sambil nonton youtube, atau asik mendengarkan podcast jadi kadang fokusku terganggu.”

Anak seringkali keliru dalam mengenali sebuah masalah, sebagai pendamping anak, kita perlu terus menstimulasi kecerdasan anak untuk mengasah kemampuannya dalam mengenali masalahnya.

Kadang anak terfokus kepada situasi yang terjadi saat itu, sehingga malah tidak memahami inti dari masalah yang mereka hadapi, dan bahkan malah bingung atas situasi tersebut tanpa berfikir untuk menemukan solusinya.

Kemampuan anak mengenali masalah menjadi penting, dengan begitu anak menjadi lebih mudah untuk mengurai benang kusut, alih-alih menggerutu atas situasi benang kusut, anak akan fokus membenahi simpul-simpul yang kusut dengan tenang jika mereka memiliki kesadaran akan hal itu.

A : ” Target karyaku sudah terpenuhi sesuai jadwal.”
P : ” Wah keren, apa yang kamu lakukan sehingga targetmu bisa selesai tepat waktu ?”
A : ” Saat berkarya aku fokus mengerjakannya tanpa Youtube, aku hanya mendengarkan musik karena musik tidak mengganggu fokusku.”
P : ” Keren, karena kamu bisa menemukan solusi atas masalahmu setelah kamu mengenali masalahmu. Selamat Nak.”

Selamat mendampingi anak-anak dengan bahagia ❤️